Pada tanggal 14 April 1946, tak lama setelah matahari terbit, kota Hilo di Kepulauan Hawaii porak poranda akibat serangkaian gelombang pasang raksasa. Setelah menempuh 3.703 km dari kepulauan Aleusia selama kurang dari 5 jam, gelombang-gelombang itu langsung menghantam tanpa peringatan dan merenggut 159 jiwa.